Tampilkan postingan dengan label Ruang Putih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruang Putih. Tampilkan semua postingan

Belajar Ijab Qobul dan Memahami Maknanya

Diposting oleh Unknown on Selasa, 25 Juni 2013





Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Ehm, berhubung empunya blog sedang ngebet nikah maka kali ini topik kita adalah ijab qabul. Hehehe, sekalian belajar Bro, daripada ntar pas hari H, Jam J, dan detik D gelagapan gak karuan gara2 gak fasih dalam melafalkan kalimat Ijab Qobul.
Jadi setelah searching-searching di google ane mau bagi2 in yang ane dapet nih gan. Biar sampean-sampean yang kebetulan juga akan menuju bahtera rumah tangga ikut ngerti getoo..




So, Dalam ijab dan qobul pernikahan, penghulu akan mengucapkan pernyataan di bawah ini:

اَنْکَحْتُكَ وَ زَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ .... بِنْتِ .... عَلَی الْمَهْرِ
....

(Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka .... Binti .... alal Mahri ....)

Artinya:
“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu .... puteri ..... dengan mahar .....”

Itu jika yang mengakadkan orang lain (bukan ayah mempelai perempuan). Namun jika ayahnya langsung yang menikahkan maka setelah kata “pinanganmu” (مخطوبتك) bisa ditambah dengan dengan kata “puteriku” (بنتي) sehingga menjadi:

اَنْکَحْتُكَ وَ زَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ بِنْتِيْ .... عَلَی الْمَهْرِ ....

(Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka Binti .... alal Mahri ....)

Artinya:
“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu puteriku ..... dengan mahar .....”

Nah, ini dia yang saya cari-cari, kalimat qabul yang diucapkan oleh mempelai pria. Setelah kalimat ijab diucapkan, maka mempelai Pria harus dengan segera dan tanpa jeda yang signifikan mengucapkan kalimat Qabul yang bunyinya sebagai berikut:

قَبِلْتُ نِکَاحَهَا وَ تَزْوِيْجَهَا عَلَي الْمَهْرِ الْمَذْکُوْرِ وَ رَِضِْیتُ بِهِ وَ اللهُ وَلِيُّ التَّوْفِیْقِ

(Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi, Wallahu Waliyut Taufiq)
Artinya:
“Aku terima pernikahan dan perkawinannya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah”



Nah, yang tadi kan versi bahasa Arabnya, kurang afdhol kalo kita gak tau versi bahasa Indonesia-nya. Jadi pernyataan Ijab Qabul dalam bahasa Indonesia kurang lebih sebagai berikut:

Saya nikahkan engkau, xxxx <nama calon mempelai pria> bin yyyy <nama ayah calon mempelai pria> dengan ananda xxxx <nama calon mempelai wanita> binti yyyy <nama ayah calon mempelai wanita>, dengan mas kawin zzzz <semisal: perhiasan emas 22 karat seberat 5 gram> dibayar <tunai/hutang>

Pernyataan di atas harus segera dijawab oleh calon mempelai pria, tidak boleh ada jeda waktu yang signifikan (sehingga bisa disela dengan pengucapan kabul oleh pihak selain calon mempelai pria), yaitu:

Saya terima nikahnya xxxx <nama calon mempelai wanita> binti yyyy <nama ayah calon mempelai wanita> dengan mas kawin tersebut dibayar <tunai/hutang>

Jadi apabila sampean-sampean yang akan menikah dan ingin melafalkan qabul dalam bahasa Arab, yang perlu diingat adalah sebagai berikut:

"qabiltu nikahaha wa tazwijaha bil-mahril-madzkur"

Kemudian kalau ingin seperti lafal qabul dalam film Ayat-Ayat Cinta tinggal tambahin aja kalimat sebagai berikut:
" 'ala manhaji kitabillah wa sunnati rasulillah "


 Tapi yang lebih penting itu yang ini sob, kita harus memahami dan mendalami ijab qobul sebenarnya :

Tanggung jawab Suami Selepas Ijab Kabul, Saat Ijab Qabul terucap.
("Saya terima nikahnya si... binti si... dengan mas kawinnya... di bayar tunai. ")
Singkat, padat dan jelas. Tapi tahukan makna “perjanjian atau ikrar” tersebut?
Itu yang tersurat. Tetapi ada pula yang tersirat?

Yang tersirat ialah:

Artinya: "Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia (perempuan yang ia jadikan istri) dari ayah dan ibunya. Dosa apa saja yang telah dia lakukan. Dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan shalat. Semua yang berhubungan dengan si dia (perempuan yang ia jadikan istri), aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung. Serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku." Aku juga sadar, sekiranya aku gagal dan aku lepas tangan dalam menunaikan tanggung jawab, maka aku fasik, suami yang dayus dan aku tahu bahwa nerakalah tempatku kerana akhirnya isteri dan anak-anakku yang akan menarik aku masuk ke dalam Neraka Jahanam dan Malaikat Malik akan melibas aku hingga pecah hancur badanku. Akad nikah ini bukan saja perjanjian aku dengan si isteri dan si ibu bapa isteri, tetapi ini adalah perjanjian terus kepada ALLAH.

Jika aku GAGAL (si Suami)?

"Maka aku adalah suami yang fasik,ingkar dan aku rela masuk neraka.Aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku." (HR. Muslim)

Duhai para isteri...

Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu. Karena saat Ijab terucap... Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjian yang dibuat olehnya di depan ALLAH, dengan disaksikan para malaikat dan manusia. Maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu...

Semoga jadi untuk pengalaman yang sudah nikah maupun yang belum...

Subhanallah... beratnya beban yang di tanggung suami. Bukankah untuk meringankan tanggung jawabnya itu berarti seorang istri harus patuh kepada suami, menjalankan perintah ALLAH dan menjauhi larangan-Nya? Juga mendidik putra-putri kita nanti agar mengerti tentang agama dan tanggung jawab. Semoga kita semua menjadi orang tua yang dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita kelak dengan agama dan cinta kasih sehingga tercipta keluarga kecil yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamin.
More aboutBelajar Ijab Qobul dan Memahami Maknanya

Manusia Dan Tanggung Jawab

Diposting oleh Unknown on Senin, 24 Juni 2013


Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
 
Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita, hati kita, yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju hal positif. Nabi bersabda: "Mintalah petunjuk pada hati (nurani)mu."
 
Dalam wacana keislaman, tanggung jawab adalah tanggung jawab personal. Seorang muslim tidak akan dibebani tanggung jawab orang lain. Allah berfirman: "Setiap jiwa adalah barang gadai bagi apa yang ia kerjakan." Dan setiap pojok dari ruang kehidupan tidak akan lepas dari tanggung jawab. Kullukum râ'in wa kullukum mas'ûlun 'an Ro‘iyyatih.....
 
Tanggung jawab bisa dikelompokkan dalam dua hal. Pertama, tanggung jawab individu terhadap dirinya pribadi. Dia harus bertanggung jawab terhadap akal(pikiran)nya, ilmu, raga, harta, waktu, dan kehidupannya secara umum. Rasulullah bersabda: "Bani Adam tidak akan lepas dari empat pertanyaan (pada hari kiamat nanti); Tentang umur, untuk apa ia habiskan; Tentang masa muda, bagaimana ia pergunakan; Tentang harta, dari mana ia peroleh dan untuk apa ia gunakan; Tentang ilmu, untuk apa ia amalkan."
 
Kedua, tanggung jawab manusia kepada orang lain dan lingkungan (sosial) di mana ia hidup. Kita ketahui bersama bahwa manusia adalah makhluq yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya untuk pengembangan dirinya. Dengan kata lain, ia mempunyai kewajiban-kewajiban moral terhadap lingkungan sosialnya. Kewajiban sangat erat kaitannya dengan eksistensi seseorang sebagai bagian dari masyarakat. Kita sadar bahwa kalau kita tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap orang lain, tidak pantas bagi kita menuntut orang lain  untuk bertanggung jawab pada kita. Kalau kita tidak berlaku adil pada orang lain, jangan harap orang lain akan berbuat adil pada kita.
 
Ada sebagian orang yang berkata bahwa kesalahan-kesalahan yang ia lakukan adalah takdir yang telah ditentukan Tuhan kepadanya. Dan dia tidak bisa menolaknya. Satu misal sejarah; suatu ketika di masa Umar bin Khattab, seorang pencuri tertangkap dan  kemudian dibawa ke hadapan khalifah. Beliau bertanya: "Mengapa kamu mencuri?", pencuri itu menjawab "Ini adalah takdir. Saya tidak bisa menolaknya." Khalifah Umar kemudian menyuruh sahabat-sahabat untuk menjilidnya 30 kali. Para sahabat heran dan bertanya "Mengapa dijilid? bukankah itu menyalahi aturan?"  Khlaifah menjawab "Karena ia telah berdusta kepada Allah."
 
Seorang muslim tidak boleh melepas tangan (menghindar dari tanggung jawab) dengan beralasan bahwa kesalahan yang ia kerjakan adalah takdir yang ditentukan Allah kepadanya. Tanggung jawab tetap harus ditegakkan. Allah hanya menentukan suratan ulisan) tentang apa yang akan dikerjakan manusia berdasarkan keinginan mereka yang merdeka, tidak ada paksaan. Dari sinilah manusia dituntut untuk bertanggung jawab terhadap apa yang ia lakukan. Mulai dari hal yang sangat kecil sampai yang paling besar.  
"Barang siap yang berbuat kebaikan, walau sebesar biji atom, dia akan melihatnya. Dan barang siapa yang berbuat kejelekan, walau sebesar biji atom, maka ia akan melihatnya pula" (al Zalzalah 7-8).
More aboutManusia Dan Tanggung Jawab

Pengabdian Seorang Istri

Diposting oleh Unknown


Subhan tidak bisa menolak apa yang telah direncanakan orangtuanya, yaitu perjodohan dengan perempuan yang sama sekali tidak dikenalnya.
“Azizah adalah perempuan yang sangat baik. Dia pandai menata rumah. Selain itu, dia adalah perempuan yatim piatu yang salihah,” kata ibunya.
“Bagiku, perempuan salihah yang akan mendampingimu jauh lebih berharga dibandingkan semua perempuan cantik di dunia ini,” lanjut ayahnya mantap.
Hati Subhan berontak. Namun, dia tidak ingin menjadi anak yang durhaka karena menentang orangtua. Akhirnya, dia pasrah dan menuruti kemauan orangtuanya.
“Jika kau setuju, Anakku. Kami akan menjemput Azizah di kampungnya,” ujar ayahnya.
Bagaimana mungkin aku tidak setuju? Kata subhan dalam hati.
Subhan hanya mengangguk setuju. Ia tak ingin mengecewakan keinginan orangtuanya. Jika perjodohan ini membuat orangtuanya bahagia, Subhan akan menyetujuinya. Bagi Subhan, tidak ada yang lebih berharga selain membahagiakan orangtuanya.

Paras Subhan yang tampan memudahkan dirinya memilih perempuan cantik mana pun yang akan dijadikan istrinya. Sebenarnya, Subhan memiliki kriteria sendiri untuk calon pendampingnya. Dia ingin mendapatkan seorang perempuan yang elok. Semua harapannya tinggal impian. Azizah, gadis yang dijodohkan dengannya, sama sekali tidak dia ketahui rupanya.

Ketika khitbah, sekilas ia menatap wajah calon istrinya. Menurut ayah dan ibunya, Azizah baik. Subhan bisa melihat dari wajahnya yang teduh dan damai, tetapi tidak ada guratan kecantikan di sana. Aaah…
Azizah adalah perempuan dengan rupa yang sederhana, jauh dari kriterianya. Batin Subhan menjerit, tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. Di lubuk hatinya, dia tetap menilai kecantikan perempuan bukan sekadar baik. Namun, perempuan itu haruslah memiliki tubuh tinggi , langsing, mata bulat lengkap dengan bulunya yang lentik, hidung mancung, bibir ranum, dan kulit yang indah. Azizah, tidaklah demikian.


Perjodohan harus terlaksana. Subhan tidak bisa menolak keinginan orangtuanya. Dengan sekuat tenaga, Subhan mengusir kriteria perempuan dan berusaha menerima Azizah apa adanya. Berusaha mencintainya, walau rasanya itu akan sia-sia saja.
Akhirnya, pernikahan terjadi. Subhan melihat Azizah begitu bahagia. Sinar matanya mengatakan hal itu. Subhan berusaha untuk bahagia. Demi orangtuanya, Subhan berusaha membuat semuanya terlihat bahagia, walau setiap malam hatinya menjerit. Begitu sulit melepaskan diri dari kriteria perempuan impiannya.

Hari demi hari, dia semakin tidak mampu berpura-pura bahagia. Subhan merasa hidupnya sia-sia. Dia mulai marah dengan keadaan itu. Ya, dia mengakui bahwa Azizah melayaninya dengan baik. Azizah seorang istri yang baik, tetapi itu tidak cukup membuat Subhan mencintainya.
Subhan mulai mengacuhakan Azizah. Azizah semakin menyadari bahwa suaminya tidak mencintainya. Subhan semakin ketus hingga akhirnya Azizah bertanya kepadanya, tetapi Subhan tak menjawab.
“Apa pun yang kaulakukan padaku, aku akan tetap mengabdi padamu sebab kau adalah suamiku,” ujar Azizah mantap.
Subhan hanya diam tak menyahut. Ternyata memang benar, walau Subhan bertindak seenaknya, Azizah tetap melayani Subhan dengan baik. Azizah memang istri yang baik dan benar kata orangtuanya, Azizah juga perempuan yang salihah. Saat tengah malam, dia tak pernah absen shalat tahajud dan melantunkan ayat Al-Qur’an. Namun hal itu sama sekali tidak membuat hati Subhan tergugah. Kadang, Subhan memaki dirinya sendiri. Mengapa dia begitu terobsesi pada perempuan cantik ? Bukankah dalam agama Islam diajarkan bahwa keimanan adalah faktor terpenting dalam memilih pasangan?

“Aku hamil,” kata Azizah suatu pagi. Subhan hanya menatapnya dengan dingin lalu pergi begitu saja.

Pada suatu hari, di tengah perjalanan menuju rumah, Subhan bertemu dengan sahabat lamanya. Wajah sahabatnya itu sungguh berduka.
“Mengapa kau terlihat bersedih?” tanya Subhan.
Sahabat Subhan lalu mengajak Subhan berteduh di sebuah masjid.
“Aku ingin bercerita,” katanya.
Subhan berjalan mengikuti sahabatnya menuju masjid. Dalam hatinya ia bertanya tentang hal yang ingin di ceritakan sahabatnya itu. Seharusnya dia bahagia karena telah menikahi seorang perempuan yang sangat cantik.
“Ini mengenai pernikahanku. Maafkan aku, ya Allah…,” desisnya pelan. “Aku tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan istriku, tapi…” lanjutnya.
“Apa yang terjadi?” tanya Subhan.
“Kau tahu betapa aku sangat mencintai istriku. Kuakui aku jatuh cinta padanya karena dia sangat cantik dan sempurna.”
“Ya…,” terbayang di benak Subhan wajah istri sahabatnya yang memang sangat cantik.
“Pada awalnya, orangtuaku tidak merestui hubungan kami. Hingga Ayah menanyakan, mengapa kau tidak menikahi perempuan yang salihah? Ya, memang benar istriku tidak sempurna dalam akhlaknya. Dia adalah perempuan yang jarang mengaji dan shalat. Hatiku telah dibutakan oleh kecantikannya.”
“Lalu?” tanya Subhan penasaran.
“Ternyata, pernikahanku memang tidak bahagia. Istriku terlalu banyak menuntut. Awalnya, aku memaklumi karena dia memang masih awam dalam hal agama. Aku sebagai suaminya, akan berusaha menuntunnya. Namun, aku justru semakin tersiksa dengan sikapnya. Jika tuntutannya tidak kukabulkan, dia tidak memperlakukanku seperti seorang suami. Istriku sangat boros, bahkan kini aku memiliki begitu banyak utang karenanya. Ketika aku menegurnya, dia beralasan karena aku tidak bisa mencukupi kebutuhannya, padahal…”
“Ya…?” mata Subhan membulat.
“Tahukah kau? Orangtuaku kini jatuh miskin karena semua yang mereka miliki diberikan kepadaku demi membahagiakan istriku.”
Subhan tertegun.
“Kini, aku tidak memiliki apa-apa lagi. Istriku malah semakin tidak menghormatiku,” kata sahabat Subhan sambil menitikkan air mata.
“Istriku meminta cerai. Alasannya, dia bisa lebih bahagia dengan lelaki kaya yang sanggup memberikan segalanya.”

Cerita sahabatnya itu membuat hati Subhan teriris. Apa yang sudah dia lakukan pada Azizah sungguh tidak adil. Allah memberinya jodoh terbaik. Azizah memang tidak cantik, tetapi dia adalah seorang perempuan yang salihah. Dia adalah seorang istri yang sangat menghormati suaminya. Dia adalah istri yang tak pernah menuntutnya, bahkan dia memberikan cinta tanpa pamrih yang begitu indah.

Selepas mendengarkan kisah pilu sahabatnya, diam-diam hati Subhan bertekad bahwa tidak ada lagi kriteria perempuan impian dalam hatinya. Bidadari itu sudah dikirimkan Allah untuknya.
“Azizah, aku akan berusaha mencintaimu,” kata Subhan dalam hatinya.
Sebelum pulang, Subhan menyempatkan diri ke sebuah toko untuk membeli sebuah jilbab yang cantik. Dia ingin membuat Azizah bahagia dan memberinya senyum yang manis. Setiba di rumah, ketukan pintu Subhan tidak dihiraukan.
“Ke mana istriku?” tanyanya dalam hati.
Kreeeek… ternyata pintu rumah tidak terkunci.
“Assalamu’alaikum”
“Wa’alaikum salam.” Dari arah kamar, terdengar suara lirih Azizah.
Dengan langkah cepat, Subhan menuju kamar. Dilihatnya Azizah tergeletak di kasur dalam keadaan lemas.
“Ya Allah, apa yang terjadi padamu?” (Subhan memeluk Azizah )
 “Aku terjatuh di kamar mandi,” jawab Azizah lirih.
“Kenapa kau tidak pergi ke rumah sakit? Tidak adakah yang menolongmu?” (Subhan gusar )
“Aku belum meminta izinmu, Suamiku.”

Subhan menangis, dadanya terasa sesak. Dalam tangisannya, terbayang sikapnya yang tidak adil kepada Azizah. Pengorbanan dan pengabdian Azizah sungguh luar biasa. Subhan memeluk erat tubuh Azizah hingga Subhan merasakan detak jantung Azizah berhenti. Azizah meninggal dalam pelukannya dengan wajah yang sangat teduh. Dia terlihat cantik. Dalam penyesalan yang meyeruak, Subhan merasakan angin sejuk menghampiri dirinya. Cahaya cinta yang memancar dari wajah Azizah semakin kuat untuknya. Subhan menyesal karena tidak memberikan hatinya untuk perempuan itu.

Di samping tubuh Azizah, terdapat sepucuk surat. Subhan lalu membacanya dengan pandangan yang terhalang air mata.
Suamiku, maafkan aku karena tidak membuatmu bahagia. Berikan ridha dan ikhlasmu untukku dan anak kita. Aku mencintaimu.  ISTRIMU

Subhan menangis tersedu-sedu, “ Kenapa cinta ini datang terlambat, ya Allah, ampuni aku ya Allah, aku menyesal, akankah aku bisa mendaptkan Azizah kembali  ya Allah ? “ .
ya….Allah menghukumnya dengan penyesalan yang luar biasa.

sesungguhnya, dunia seluruhnya adalah benda (perhiasan) dan sebaik-baik benda (perhiasan) adalah wanita (istri) yang salihah.” –HR MUSLIM

" Diperhiaskan bagi manusia kesukaan kepada barang yang diingini, (yaitu) dari hal perempuan dan anak laki-laki, dan berpikul-pikul emas dan perak, dan kuda kenderaan yang diasuh, dan binatang-binatang ternak dan sawah-ladang. Yang demikian itulah perhiasan hidup di dunia. Namun di sisi Allah ada (lagi) sebaik tempat kembali "

 " Katakanlah: sukakah kamu aku ceritakan kepada kamu apa yang lebih baik daripada yang demikian, di sisi Tuhan mereka, bagi orang-orang yang bertakwa? Ialah syurga-syurga, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan isteri-isteri yang suci, dan keridhaan dari Allah. Dan Allah melihat akan hamba-hambaNya." ( QS. Ali Imron : 14-15 )
More aboutPengabdian Seorang Istri

Sapi, Seks, Suap

Diposting oleh Unknown on Senin, 17 Juni 2013

oleh SITOK SRENGENGE




1
  Biangnya adalah ambisi kekuasaan, kemudian suap, merambat ke seks. Begitulah ketiganya berkelindan sejak zaman kuno hingga kini. Begitulah yang terjadi di kreta,minos bersaing dengan saudara-saudaranya demi bisa berkuasa.
 Ambisi kekuasaan mendorong Minos minta bantuan kepada Poseidion,sang dewa laut. Poseidion bersedia mendukung. Dengan syarat, Minos memberi ''sogokan", yakni mengorbankan seekor sapi jantan berbulu putih salju. Minos menyanggupi syarat upeti dan jadilah ia penguasa kereta.
 Namun, Minos tak mau kehilangan binatang kesayangannya. Ia pikir poseidon tak rewel dan tetap berkenan jika ia mempersembahkan sapi lain.Tapi, poseidon kecewa. Ia lantas meminta bantuan Aphrodhite, dewi cinta untuk menghukum Minos.
 Aphrodhite menikmati "pekerjaan' yang di order Poseidion. Hukuman yang ia berikan terkesan amat jahil. Ia mempermalukan dan menghancurkan perasaan Minos. Ia embuskan sihir asmara kepada Pasiphae istri, Minos, sehingga perempuan itu jatuh cinta kepada lembu jantan berbulu salju yang urung dipersembahkan kepada Posedion. Perselingkuhan pun mulai.
 Pasiphae memperintahkan Daedalus, ilmuan athena untuk merancang bangunan yang berbentuk sapi berongga. Di dalam rongga itulah sang permaisuri melakukan hubungan gelap dengan si sapi. Sampai Pasiphae hamil dan melahirkan bayi ajaib : berbadan manusia berkepala sapi. Monster itu di beri nama Minotaur.
 Di bawah asuhan Pasiphae, bayi Minotaur tumbuh lekas danganas. Dalam tubuhnya terdapat kandungan nutrisi alami., sehingga untuk bertahan hidup ia harus memakan manusia. Atas petunjuk juru nujum di Bukit Delphi, Minos menyuruh Daedalus membangun labirin raksasa untuk mengurung minotaur. Minos juga mewajibkan pengiriman upeti tahunan dari Athena, negri taklukannya, berupa tujuh gadis dan tujuh perjaka sebagai umpan pemuas minotaur.

2
  Dalam Trachiniae anggitan Sophocles juga dikisahkan makhluk berbadan manusia dan berkepala sapi, bernama Achelous. Ia penguasa sungai terbesar di yunani yang - sesuai namanya - disebut sungai Acheolus. Suatu ketika ia menghendaki Deianiera, putri Oeneus raja Calydion. Untuk merayu putri itu, tiga kali ia mengubah wujudnya : dari sapi perkasa berbulu coklat muda menjadi ular bersisik berkilauan kemudian kembali ke wujud aslinya, yakni lelaki berkepala sapi dengan janggut kelabu tua yang terjelma dari cucuran air.
 Sang putri menampik, tapi Acheolus memaksa. Deianiera selamat berkat pertolongan Hercules yang berhasil menaklukan penguasa sungai itu setelah mematahkan satu tanduknya. Dalam Metamorphoses karya Ovid dikatakan, darah yang muncrat dari luka Achelous kemudian menjelma sesosok siren (putri duyung) bernama Terpsikhore.
 Achelous kerap digambarkan gemar berfoya-foya. Ia sering berpesta-pora di muara sungai dimana ia meminta sekaligus lima nimfa, peri laut, untuk melayaninya. Suatu ketika lima nimfa itu tidak bersedia menjadi pemuas hasratnya,sehingga Achelous murka dan mengutuk mereka menjadi lima pulau karang tak jauh dari muara sungai Acheolus,yang dikenal sebagai kepulauan Echinades.

3
 Dari khazanah pewayangan, kita kenal Lembu Andini,dalam versi lain disebut Andana, putra sulung Prabu Patanam, penguasa bangsa demit di Kerajaan Dahulagiri. Bersama dua adik kembarnya, Cingkrabala dan Balaupata, Andini ingin menguasai jagat Triloka - khayangan mayangpada dan alam siluman. Demi ambisi besar itu,mereka harus menaklukan khayangan lebih dahulu,kerajaan para dewa dibawah kekuasan sang Hyang Manikmaya.
 Setelah mendapat restu dari sang ayah dua raksasa kembar duduk di punggung Andini yang berwujud sapi jantan yang tampan berbulu kuning keemasan. Secepat kilat mereka pun menuju Puncak Tengguru, dimana mereka akan memulai serangan. Namun, di angkasa, mereka dihadang Manikmaya yang mengetahui kedatangan dan niat jahat mereka melalui Aji Pengabaran.
 Pertempuran tak terhindarkan. Kemahiran olah perang tiga bersaudara itu ternyata tak setara dengan kesaktian Manikmaya. Semburan api dari mulut Andini sekita lampus oleh Aji Kemayan. Gelegar halilintar dari gada dua adiknya luruh oleh hunjaman Tombak Trengganaweni.
 Tiga putra Pattanam itu takluk dan bersedia mengabdikan diri kepada Manikmaya. Mereka diampuni. Cingkrabala dan Baulapata diberi tugas sebagai satpam penjaga Gerbang Selamatangkeppintu ghaib kerajaan Suralaya. Sedangkan Andini yang punya kemampuan terbang secepat kilat dijadikan kendaraan pribadi Manikmaya. Selanjutnya, kita tahu,ada cukup banyak kisah Andini sebagai "tunggangan" sekaligus saksi atas laku seksual antara Manikmaya dan Dewi Uma.

4
Lembu Sura adalah pemenang sayembara yang di adakan Raja Brawijaya. Dari semua peserta,hanya dia yang berhasil merentang busur Kyai Garudayaksa  dan mengangkat gong Kyai Sekardelima. Tapi, hadiah indah yang dijanjikan,yakni Dyah Ayu Pusparani, tak sudi menepati janji. Putri itu menolak diperistri Lembu Sura karena pemuda sakti itu berbadan manusia berkepala sapi.
 Brawijaya tak mau kehilangan muka. Titah harus terlaksana. Hari pernikahan pun ditetapkan. Pusparani tak punya pilihan. Namun,atas nasehat inang pengasuhnya,ia mengajukan satu syarat kepada calon suaminya : Ia minta dibuatkan sumur di puncak Gunung Kelud. di sanalah kelak kedua mempelai mandi bersama sebelum memasuki malam pertama.
 Demi calon istrinya, demi madu asmara yang mereka akan reguk di malam pertama, Lembu Sura menyanggupi syarat itu. Dengan dua tanduknya, ia menggali dan menggali. Sumur di puncak gunung, dalam dan sunyi. Tanah suwung, sumber sembunyi. Lembu Sura tak berhenti menggali. Sumur di puncak gunung kelam dan keras. hanya gaung dan dengung napas. Lembu sura tak tahu, diluar lubang yang ia gali, maut menunggu. Kelam dan keras bagai bongkahan batu. Ia tak menyangka Brawijaya diam-diam mengirim prajurit untuk menjebaknya. Bongkah-bongkah  batu dan tanah meluncur, menghambur ke lubang itu. mengubur si lelaki lembu.

5
Nilai penting tidak terletak pada keraguan " apakah mitos itu pernah benar-benar terjadi",melainkan pada perannya yang mewakili realitas psikologis. Melalui kepahlawanan, monster dan makhluk fantastis, kita diajak mengenal beragam nilai filosofis yang tak jarang menyedikan solusi bagi pemecahan masalah-masalah yang menghiasi wajah kemanusiaan dari zaman ke zaman.
Wujud monster Minotaur, misalnya, di anggap mewakili manusia yang didominasi naluri- sifat binatang yang mengendalikan manusia, sehingga naluriahnyah menjadi gerhana bagi akal budi. Kegemarannya memangsa anak-anak muda mewakili sebuah pandangan bahwa kaum tua yang merasa lebih berpengalaman senantiasa ingin mengatur kehidupan generasi yang lebih muda.
 Mitos Minotaur yang dikalahkan Theseus mengandung pesan indah.Agar mampu melawan dan mengendalikan naluri binatang, setiap orang mesti sanggup melalui labirin penderitaan. Tapi, agar behasil kita perlu benang Ariadne, tautan ke asal-usul jiwa kita yang bukan milik dunia fisik dan terhubung keilahian. Tanpa itu siapapun bisa hilang mengembara tanpa makna, hanya berputar-putar dalam labirin kesesatan.
 Karakter-karakter Minos,Achelous,Andini dan Brawijaya mewakili naluri kekuasaan itu umumny menjadi gerhana bagi akal budi para politikus. Mereka sadar bahwa kekuasaan bukan hadiah gratis, harus direbut, bila perlu harus melalui jalan kotor. Naluri kekuasaan juga terkait dengan kehendak untuk memiliki. Brawijaya merasa berhak menentuan hidup dan kebahagiaan Pusparani. Minos merasa berhak memiliki lembu jantan berbulu putih salju yang mesti ia janjikan sebagai suap kepada Poseidion, tetap ia kuasai. Andini dan kedua saudaranya merasa berhak menguasai Triloka. Achelous merasa berhak memiliki Deianeira. Ambisi untuk memiliki itu membuat mereka tak mau kehilangan, tak jeri ingkar janji dan bertabiat korup.
 Karakter manusia sapi diluar ambisi kekuasaan yang menguasai diri Acheolus dan Andini, hadi sebagai korban. Minotaur adalah korban kebejatan moral Minos dan Pasiphae, Acheolus yang terjelma air mata Niobe mewakili korban turunan dari kemarahan Dewi leto yang merenggut anak-anak Niobe; Andini korban kekuasaannya sendiri dan akhirnya takluk menjadi sekadar " tunggangan" penguasa. Sedangkan Lembu sura adalah korban kekuasaan Brawijaya dan Pusparani.
 Para manusia sapi itu juga simbol anomali, yang berbeda, yang tidak sempurna. Mereka dimanfaatkan, dikucilkan, bahkan dilenyapkan. Manusia tak mau punya citra buruk karena itu dibutuhkan pihak lain yang hadir sebagai manifestasi sifat kebinatangan mereka.(*)
More aboutSapi, Seks, Suap

Setiap Wanita Terlahir Cantik

Diposting oleh Unknown

Seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?""Karena aku seorang wanita," dia berkata kepada anaknya."Aku tidak mengerti," jawab anak laki-laki tersebut. Sang ibu memeluk anaknya dan berkata "Dan kau tidak akan pernah mengerti"Kemudian anak laki-laki tersebut bertanya kepada ayahnya "Mengapa ibu menangis tanpa ada alasan?""Semua wanita menangis tanpa ada alasan," hanya itu yang bisa dikatakan ayahnya.Anak laki-laki itu tumbuh dan menjadi seorang laki-laki dewasa, dan tetap merasa heran mengapa wanita menangis.Akhirnya dia menelepon Tuhan, dan ketika sudah terhubung, dia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"Tuhan berkata "Aku menciptakan wanita istimewa. Aku menciptakan baginya bahu yang kuat untuk memikul beban dunia, tapi begitu lembut sehingga dapat memberikan kenyamanan.""Aku memberinya kekuatan untuk melahirkan dan menahan penolakan yang kerap muncul dari anak-anaknya""Aku memberinya keteguhan yang membuatnya dapat tetap bertahan di saat semua orang sudah menyerah, dan tetap memperhatikan keluarganya tanpa mengeluh saat sedang lelah maupun sakit.

""Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam keadaan apapun, meskipun mereka menyakitinya.""Aku memberinya kekuatan untuk bisa memaklumi kesalahan-kesalahan suaminya, menciptakannya dari tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya""Aku memberinya kearifan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik tidak akan pernah menyakiti istrinya, tetapi kadang-kadang menguji kekuatan dan ketetapan hatinya untuk tetap teguh mendampingi suaminya""Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dicurahkan. Ini khusus miliknya untuk digunakan kapanpun diperlukan.""Kau lihat: Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya, penampilan fisiknya, atau cara dia menyisir rambutnya.""Kecantikan seorang wanita dapat dilihat melalui matanya, karena mata adalah pintu menuju hatinya, tempat dimana cinta bersemayam."Setiap Wanita Cantik


oleh: thisisme   

Pengarang : watley
More aboutSetiap Wanita Terlahir Cantik